Longsor di Sukabumi, Empat Rumah Hancur dan Dua Warga Hilang

Berita131 views

Sukabumi, 1 Juni 2024 – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari (1/6). Hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak Jumat malam mengakibatkan tanah longsor yang menghancurkan empat rumah warga. Dua orang dilaporkan hilang dalam insiden ini, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Andi Surya, longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ketika sebagian besar warga sedang tertidur lelap. “Tebing di belakang rumah warga runtuh akibat hujan deras, menyebabkan material tanah, batu, dan pepohonan menimbun empat rumah yang berada di bawahnya,” jelas Andi Surya.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan setempat dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban yang tertimbun. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan. “Kami menggunakan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi. Prioritas utama kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan dua warga yang hilang,” tambah Andi.

Salah satu korban selamat, Yanti (35), menceritakan detik-detik terjadinya longsor. “Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Kami sekeluarga langsung lari keluar rumah, tapi sayangnya ada dua anggota keluarga kami yang tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Yanti sambil menangis.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang langsung meninjau lokasi kejadian pada pagi harinya, menyatakan keprihatinannya terhadap musibah ini. “Kami sangat berduka atas kejadian ini. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan darurat kepada para korban yang rumahnya hancur dan mendukung penuh upaya pencarian korban hilang,” ujar Marwan Hamami.

Lebih lanjut, Marwan menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mengkaji ulang zonasi pemukiman di daerah rawan longsor. “Kami akan mengevaluasi ulang daerah-daerah yang rawan bencana dan kemungkinan melakukan relokasi warga untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” tambahnya.

Baca Juga  Bandung-Pangandaran Hanya 45 Menit, Akses Wisatawan Makin Mudah

Tanah longsor di wilayah Sukabumi memang bukan hal baru. Kondisi geografis yang berbukit dan curah hujan yang tinggi sering kali menyebabkan bencana serupa terjadi di daerah ini. BPBD mengimbau warga yang tinggal di lereng bukit untuk selalu waspada terutama saat musim hujan, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda tanah bergerak atau retakan di tanah sekitar rumah mereka.

Dengan musibah ini, diharapkan kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap pentingnya mitigasi bencana semakin meningkat, guna mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam di masa mendatang.

Komentar