Tragedi Kematian Perawat RS Santosa, Sempat Cekcok dan Didatangi Pria Lain

Berita, Kriminal335 views

Bandung – Tragedi kematian perawat RS Santosa yaitu seorang perawat muda berinisial H ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di kontrakannya di Gang Melati 2, Jalan Kopo, Kota Bandung pada Minggu (24/3) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh penghuni kontrakan lain yang melihat korban tergantung di kamarnya. Sontak, kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pemilik kontrakan dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Tim Inafis Polrestabes Bandung yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, H diketahui sempat terlibat cekcok dengan orang tua dan pacarnya beberapa hari sebelum kejadian.

“Korban sempat didatangi oleh orang tua dan pacarnya. Di situ terjadi percekcokan,” ungkap Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Wawan Setiawan kepada wartawan.

Lebih lanjut, Kompol Wawan Setiawan menjelaskan bahwa setelah percekcokan tersebut, ada seorang laki-laki lain yang datang ke kontrakan dan menanyakan keberadaan H.

“Si laki-laki ini sempat menanyakan kepada penghuni kontrakan tentang laki-laki yang dekat dengan H,” tambahnya.

Hingga saat ini, motif bunuh diri H masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Jenazah H sendiri masih berada di Rumah Sakit Sartika Asih untuk divisum. Rencananya, jenazah akan dibawa ke Garut, kampung halaman korban.

Kematian H meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan koleganya di RS Santosa.

“H dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Kami semua sangat kehilangan,” ungkap salah satu rekan kerja H yang enggan disebutkan namanya.

Kasus bunuh diri ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan kesehatan mental. Jika Anda mengalami depresi atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, mohon hubungi layanan kesehatan mental atau profesional kesehatan untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga  Attorney: Peran dan Pentingnya dalam Sistem Hukum

Misteri Pria Lain yang Mencari H

Kedatangan seorang pria lain ke kontrakan H sebelum kematiannya masih menjadi misteri. Pihak kepolisian masih belum mengetahui identitas pria tersebut dan apa motifnya mencari H.

“Kami masih mencari keberadaan pria tersebut. Kami berharap dengan informasi dari masyarakat, identitasnya bisa segera diketahui,” ungkap Kompol Wawan Setiawan.

Beberapa tetangga kontrakan H mengaku tidak mengenal pria tersebut. Mereka hanya melihat sekilas pria tersebut saat datang ke kontrakan H.

“Saya tidak kenal dia. Dia hanya datang sebentar dan langsung pergi,” ungkap salah satu tetangga H yang enggan disebutkan namanya.

Pihak kepolisian berharap pria tersebut dapat segera ditemukan untuk membantu mengungkap motif bunuh diri H.

“Kami harap pria tersebut bisa datang ke pihak kepolisian untuk memberikan keterangan. Informasi darinya sangat penting untuk membantu penyelidikan,” imbuh Kompol Wawan Setiawan.

Duka Mendalam Keluarga dan Rekan Kerja

Tragedi kematian perawat RS Santosa berinisial H meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan koleganya di RS Santosa.

“H anak yang baik dan ramah. Kami semua tidak menyangka dia akan melakukan hal ini,” ungkap ibu H dengan berlinang air mata.

Rekan kerja H di RS Santosa juga merasakan kehilangan yang mendalam.

“H adalah perawat yang baik dan selalu membantu. Kami semua kehilangan dia,” ungkap salah satu rekan kerja H.

H dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak bicara. Dia jarang menceritakan masalah pribadinya kepada orang lain.

“Dia tidak pernah cerita masalah pribadinya. Kami tidak tahu dia mengalami depresi,” pungkas salah satu teman H.

Komentar