Krisis Israel-Palestina: Korban Tewas Meningkat, Israel Memutuskan Pasokan Air Gaza, dan Respon Internasional

Senin, 9 Oktober 2023 – Krisis Israel-Palestina yang telah berkecamuk sejak akhir pekan lalu terus memanas, dengan berbagai peristiwa penting yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Berikut ini adalah pembaruan terbaru mengenai situasi yang semakin memanas ini:

Korban Tewas Tembus 1.200

Jumlah korban tewas dalam konflik ini diperkirakan telah mencapai angka mencengangkan, dengan perkiraan lebih dari 1.200 orang tewas. Data terbaru yang dirilis oleh AFP pada Senin malam mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza sendiri telah meningkat menjadi 560 orang. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa Israel terus melancarkan serangan di wilayah tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Israel Menghentikan Pasokan Air Gaza

Israel merespons konflik ini dengan mengumumkan penghentian segera pasokan air dari Israel ke Jalur Gaza sebagai tindakan balasan terhadap ketegangan dengan Hamas. “Apa yang terjadi sebelumnya tidak akan terjadi lagi,” kata Menteri Energi dan Infrastruktur Israel, Israel Katz, dalam media sosial. Langkah ini semakin memperparah situasi di wilayah tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Memerintahkan Pengepungan Total

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, memerintahkan pengepungan total terhadap Jalur Gaza, yang berarti mengganggu pasokan listrik, makanan, dan bahan bakar ke wilayah tersebut. “Saya telah memerintahkan pengepungan total di Jalur Gaza. Tidak akan ada listrik, tidak akan ada makanan, tidak akan ada bahan bakar, semuanya ditutup,” kata Gallant. Keputusan ini menghadirkan dampak yang berdampak serius terhadap warga sipil di wilayah tersebut.

Sirene Serangan Udara Menggaung di Kota-Kota Israel

Sirene peringatan serangan udara terdengar di kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan Yerusalem pada Senin sore setelah Hamas mengumumkan di media sosial bahwa mereka telah meluncurkan roket ke kedua kota tersebut. Layanan ambulans Israel, Magen David Adom, menyatakan bahwa mereka sedang memeriksa dampak serangan tersebut di beberapa daerah, namun belum ada laporan korban jiwa.

Baca Juga  Serangan Israel Terbaru di Gaza Menewaskan 11 Warga Sipil di Dekat Rumah Sakit

Reaksi Uni Eropa dan Pertemuan Darurat

Uni Eropa (UE) telah bereaksi terhadap eskalasi konflik antara Hamas dan Israel. Ketua UE, Josep Borrell, mengumumkan bahwa para menteri luar negeri UE akan mengadakan pertemuan darurat pada Selasa untuk membahas situasi tersebut. Borrell mengutuk serangan mendadak yang dilakukan terhadap Israel oleh Hamas dan menyerukan penghentian segera kekerasan yang terjadi.

Pembantaian di Festival Musik Israel

Setidaknya 260 mayat ditemukan di lokasi festival musik di Israel selatan. Festival tersebut menjadi target serangan dari Hamas pada Sabtu. Ratusan orang, termasuk banyak pengunjung asing, telah menghadiri Festival Supernova yang merupakan pesta dansa sepanjang malam di daerah pedesaan dekat perbatasan Gaza-Israel untuk Hari Raya Yahudi Sukkot. Israel mengklaim bahwa lebih dari 100 orang telah disandera oleh Hamas, termasuk beberapa warga negara asing, dan operasi penyelamatan sedang berlangsung.

Respon Rusia dan Iran

Rusia menganggap konflik ini sebagai ancaman serius bagi kawasan tersebut dan mengkhawatirkan keterlibatan pihak ketiga yang dapat memperburuk situasi. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menekankan pentingnya mencari cara untuk memulai proses negosiasi sesegera mungkin.

Sementara itu, Iran, yang secara historis mendukung Hamas, telah mengumumkan dukungannya terhadap kelompok militan tersebut atas serangan mereka terhadap Israel. Namun, Iran membantah terlibat dalam inisiatif tersebut.

China Menyerukan Perdamaian dan Negara Palestina yang Merdeka

China telah menanggapi ketegangan antara Hamas dan Israel dengan menyerukan perdamaian segera dan mendukung pendirian negara Palestina yang merdeka. Kementerian Luar Negeri China menekankan pentingnya menahan diri dan menghindari memburuknya situasi, sambil menyerukan solusi dua negara sebagai jalan keluar mendasar dari konflik ini.

Situasi terus berkembang dalam krisis ini, dengan berbagai pihak internasional terlibat dalam upaya untuk meredakan ketegangan dan mencari solusi yang damai. Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan harapan agar konflik ini dapat segera berakhir dan perdamaian dapat tercapai di Timur Tengah.

Komentar